Pagi itu, halaman sekolah tampak lebih meriah dari biasanya. Siswa-siswi berdatangan dengan wajah ceria sambil membawa bunga dan kartu ucapan untuk para guru. Spanduk besar bertuliskan “Selamat Hari Guru Nasional” berkibar di atas panggung sederhana yang telah dihias dengan pita dan rangkaian kertas warna-warni. Suasana penuh kehangatan sudah terasa sejak para guru memasuki area acara, disambut dengan tepuk tangan meriah dan alunan lagu penghormatan.
Upacara dimulai dengan pembacaan sambutan singkat tentang makna Hari Guru Nasional—sebuah momen untuk menghargai dedikasi guru sebagai pemandu perjalanan belajar. Setelah itu, beberapa siswa menampilkan puisi dan musik akustik sebagai bentuk apresiasi. Tawa ringan dan wajah haru para guru pun sesekali terlihat, terutama saat ditayangkan video singkat berisi pesan terima kasih dari para siswa.
Acara dilanjutkan dengan pemberian bunga dan kartu ucapan secara simbolis kepada perwakilan guru. Siswa terlihat antusias, berlomba memberikan hadiah kecil yang mereka siapkan sendiri. Para guru pun membalas dengan senyum hangat dan nasihat singkat yang penuh semangat. Tidak ketinggalan, sesi permainan dan kuis berhadiah antara guru dan siswa membuat suasana semakin ceria dan akrab.
Menjelang penutupan, seluruh peserta berkumpul untuk foto bersama. Meskipun sederhana, kegiatan Hari Guru Nasional tahun ini penuh makna. Semua pulang dengan rasa syukur—guru merasa dihargai, siswa belajar tentang pentingnya menghormati, dan sekolah kembali diingatkan bahwa pendidikan berjalan karena hubungan hangat di antara keduanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar